Untuk Guru & Sekolah
Bahasa Inggris diajarkan di banyak negara yang tidak menggunakan bahasa tersebut sebagai bahasa utama dalam kehidupan sehari-hari. Di negara seperti ini, siswa biasanya belajar bahasa Inggris di dalam kelas, baik di sekolah, pusat bahasa, maupun kursus privat.
Guru yang mengajar di lingkungan seperti ini dikenal sebagai EFL teacher. Tugas mereka bukan hanya mengajarkan kosakata atau tata bahasa, tetapi juga membantu siswa berlatih menggunakan bahasa Inggris secara aktif.
Lalu sebenarnya apa itu EFL teacher, dan bagaimana cara menjadi salah satunya? Dalam artikel ini, kamu akan memahami peran seorang EFL teacher serta langkah-langkah yang bisa kamu lakukan jika tertarik dengan karier ini.
Baca juga: Mengajar Bahasa Inggris di Indonesia untuk Warga Asing
EFL teacher adalah guru yang mengajarkan bahasa Inggris kepada siswa di negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
EFL merupakan singkatan dari English as a Foreign Language. Pengajaran ini biasanya dilakukan di sekolah, pusat bahasa, atau lembaga kursus.
Tugas utama seorang EFL teacher adalah membantu siswa mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka dalam speaking, listening, reading, dan writing.
Karena siswa di lingkungan EFL jarang menggunakan bahasa Inggris di luar kelas, guru biasanya perlu membuat berbagai aktivitas agar siswa bisa berlatih menggunakan bahasa Inggris selama proses belajar.
EFL teacher bisa mengajar berbagai kelompok usia dan tingkat kemampuan bahasa. Ada yang mengajar anak-anak di sekolah, ada juga yang mengajar remaja, mahasiswa, hingga profesional yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk kebutuhan akademik atau karier.
Berbeda dengan EFL teacher, ESL teacher membantu siswa belajar bahasa Inggris di negara yang menggunakan bahasa Inggris secara luas dalam kehidupan sehari-hari.
Indonesia termasuk lingkungan EFL, sementara negara seperti Amerika Serikat atau Australia termasuk lingkungan ESL. Banyak orang pindah ke negara tersebut untuk belajar, bekerja, atau tinggal. Karena itu, mereka perlu mempelajari bahasa Inggris agar bisa berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Ketika mereka belajar bahasa Inggris di sana, proses tersebut disebut English as a Second Language.
Agar lebih mudah memahami perbedaannya, berikut beberapa perbedaan utama antara ESL dan EFL.
ESL biasanya berlangsung di negara yang menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Siswa bisa mendengar dan menggunakan bahasa Inggris di luar kelas, misalnya di toko, transportasi umum, atau dalam percakapan sehari-hari.
Sebaliknya, EFL berlangsung di negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris secara umum. Siswa biasanya hanya menggunakan bahasa Inggris saat pelajaran di sekolah atau kursus bahasa.
Siswa di lingkungan ESL lebih sering terpapar bahasa Inggris karena mereka tinggal di komunitas yang menggunakan bahasa tersebut. Hal ini membuat mereka bisa berlatih bahasa secara alami dalam aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, siswa di lingkungan EFL memiliki paparan bahasa Inggris yang lebih terbatas. Sebagian besar latihan bahasa biasanya terjadi selama proses pembelajaran di kelas.
Guru ESL biasanya lebih fokus pada kemampuan komunikasi praktis yang dibutuhkan siswa untuk hidup dan berinteraksi di negara berbahasa Inggris.
Sedangkan guru EFL biasanya membuat lebih banyak aktivitas di kelas seperti diskusi, role play, latihan bahasa, atau kerja kelompok agar siswa memiliki cukup kesempatan untuk berlatih menggunakan bahasa Inggris.
Siswa yang belajar ESL biasanya ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris agar bisa belajar, bekerja, atau tinggal di negara berbahasa Inggris.
Sementara itu, siswa EFL biasanya belajar bahasa Inggris untuk kebutuhan akademik, peluang karier, atau komunikasi internasional.
Meskipun lingkungan belajarnya berbeda, baik guru ESL maupun EFL memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu siswa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan rasa percaya diri saat berkomunikasi.
EFL teacher memiliki peran penting dalam membantu siswa belajar bahasa Inggris di negara yang tidak menggunakan bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tanggung jawab mereka tidak hanya mengajarkan kosakata atau tata bahasa. Berikut beberapa tugas utama seorang EFL teacher.
EFL teacher membuat rencana pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan bahasa Inggris siswa serta tujuan belajar mereka. Biasanya, satu pelajaran terdiri dari penjelasan materi, aktivitas latihan, serta interaksi antara siswa.
Salah satu tanggung jawab utama guru EFL adalah mengajarkan keterampilan bahasa inti, yaitu speaking, listening, reading, dan writing. Guru juga membantu siswa memahami tata bahasa, kosakata, struktur kalimat, serta pengucapan.
Karena siswa jarang menggunakan bahasa Inggris di luar kelas, guru biasanya membuat berbagai aktivitas yang mendorong siswa untuk berlatih. Misalnya diskusi, role play, kerja kelompok, permainan bahasa, atau presentasi.
Guru EFL juga perlu memantau perkembangan belajar siswa melalui kuis, tugas, partisipasi di kelas, maupun ujian. Dengan cara ini, guru bisa mengetahui kemampuan siswa dan bagian mana yang masih perlu ditingkatkan.
Memberikan feedback juga merupakan bagian penting dari pekerjaan seorang EFL teacher. Feedback yang jelas membantu siswa memahami kesalahan mereka dan belajar menggunakan bahasa Inggris dengan lebih baik.
Guru EFL juga perlu menciptakan suasana kelas yang positif dan mendukung. Hal ini termasuk mendorong partisipasi siswa, mengelola perilaku di kelas, serta membuat siswa merasa nyaman untuk berlatih menggunakan bahasa Inggris.
Setiap siswa memiliki gaya belajar dan tingkat kemampuan yang berbeda. Karena itu, guru EFL sering menyesuaikan metode pengajaran mereka. Beberapa kelas mungkin lebih fokus pada percakapan, sementara yang lain membutuhkan penjelasan tata bahasa atau latihan membaca yang lebih banyak.
Jika kamu ingin menjadi EFL teacher, sekolah biasanya mencari beberapa kualifikasi tertentu. Berdasarkan kriteria rekrutmen yang digunakan oleh Odysee Education, berikut beberapa persyaratan umum untuk menjadi guru bahasa Inggris.
Penutur asli bahasa Inggris atau memiliki kemampuan bahasa Inggris yang sangat lancar
Memiliki sertifikasi mengajar ESL atau TEFL seperti CELTA, TESOL, DELTA, atau TEFL
Memiliki pengalaman mengajar, biasanya minimal dua tahun
Memiliki gelar sarjana di bidang bahasa Inggris, pendidikan, atau bidang terkait (menjadi nilai tambah)
Bersedia menjalani pemeriksaan latar belakang kriminal
Sehat secara fisik dan bebas dari penyakit serta penyalahgunaan obat-obatan
Bersedia mengikuti kontrak kerja, biasanya sekitar sepuluh bulan
Memiliki sikap profesional, disiplin, dan kemampuan komunikasi yang baik
Memiliki minat yang tulus dalam mengajar siswa
Memiliki kepribadian yang mudah beradaptasi, ramah, dan energik
Memiliki sikap terbuka dan menghargai perbedaan budaya
Baca juga: Karakter Native Teacher yang Disukai Anak Indonesia
Menjadi EFL teacher di Indonesia bisa menjadi kesempatan yang menarik bagi native English speaker yang ingin mendapatkan pengalaman mengajar internasional sekaligus mengenal budaya baru.
Banyak sekolah di Indonesia mencari guru bahasa Inggris yang berkualitas untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan komunikasi serta kepercayaan diri mereka dalam menggunakan bahasa Inggris.
Jika kamu adalah native English teacher yang tertarik mengajar di Indonesia, bekerja sama dengan konsultan pendidikan terpercaya seperti Odysee Education bisa membantu mempermudah prosesnya. Mulai dari menemukan sekolah yang tepat hingga memahami berbagai persyaratan yang diperlukan, dukungan yang tepat dapat membantu kamu memulai perjalanan mengajar dengan lebih lancar.
Odysee Education bekerja sama dengan banyak sekolah di berbagai daerah di Indonesia untuk merekrut native English teacher yang berkualitas. Jika kamu tertarik mengajar bahasa Inggris di Indonesia, kamu bisa menghubungi Odysee Education untuk mengetahui peluang yang tersedia serta mempelajari proses pendaftarannya lebih lanjut.
Guru & Sekolah
Apa Itu EFL Teacher? Begini Cara Menjadi...
4 Maret 2026
Pendidikan
Ini 7 Sekolah Internasional di Jakarta...
3 Maret 2026
Berita
Pengalaman Menarik Guru Vicki Richardson...
23 Juni 2023