Pendidikan

Alternatif Tugas Akhir Pengganti Skripsi, Mudah atau Makin Sulit?

Kemendikbudristek telah menerbitkan aturan lulus tanpa skripsi untuk mahasiswa D4 dan S1. Kamu harus tahu, beberapa alternatif pengganti skripsi yang bisa dipilih.
  • 14 September 2023
  • admin
  • pengganti skripsi
  • kuliah
  • tugas akhir

Sebagian besar mahasiswa menyambut baik terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim Nomor 53 Tahun 2023 yang berisi tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Dalam aturan tersebut tertulis syarat menyelesaikan skripsi, tesis, hingga disertasi bagi mahasiswa D4, S1, S2, hingga S3 tidak lagi mutlak. Perguruan tinggi dapat memberikan pilihan pengganti skripsi sebagai tugas akhir.

Meskipun demikian, Peraturan Mendikbudristek belum secara detil menuliskan, apakah semua pendidikan tinggi sudah harus langsung melaksanakannya dan dimulai sejak kapan. Pelaksanaannya dikembalikan kepada perguruan tinggi masing-masing.

Beberapa kampus seperti, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Jenderal Soedirman, dan IPB University sudah meluluskan mahasiswanya tanpa menyelesaikan skripsi beberapa tahun terakhir di beberapa jurusan dan program studi. Mungkin dari sana bisa menjadi acuan pengganti skripsi yang bisa dilaksanakan di pendidikan tinggi.

Alternatif Pengganti Skripsi

Secara keseluruhan, mahasiswa senang dengan adanya aturan lulus tanpa skripsi. Bagaimana pun, skripsi masih menjadi momok bagi sebagian besar dari mereka. Penelitian yang sulit dan memakan waktu panjang plus dosen killer menjadi bayang-bayang tersendiri. Apalagi tidak jarang ada mahasiswa yang tidak lulus S1 karena tidak menyelesaikan tugas akhir tersebut.

Skripsi, tesis, dan disertasi pun dianggap nilai kurang relevan dengan dunia nyata. Bukunya hanya menjadi pajangan di lemari.

Dalam Peluncuran Merdeka Belajar ke-26 yang bertema Transformasi Standar Nasional dan Alselerasi Pendidikan Tinggi pada tanggal 28 Agustus 2023, Kemendikbudristek menyebut beberapa alternatif pengganti skripsi sebagai bahan pertimbangan.

Untuk kamu mahasiswa, pilihan nonskripsi jangan menjadikan diri terlena. Cek di sini apa saja tugas akhir kuliah yang dapat menggantikan skripsi dan pikirkan kemudahan dalam menyelesaikan sesuai kemampuan.

1. Proyek Kolaboratif

Mahasiswa dapat membentuk tim yang berasal dari berbagai disiplin ilmu bersama dosen pendamping.

Nantinya tim akan membuat proyek berupa penelitian, pengembangan produk, layanan, atau solusi untuk menyelesaikan masalah sosial yang nyata.

Nantinya hasil proyek tetap akan dibuat sebagai karya ilmiah bersama tim, jadi tidak sesulit skripsi. Selain itu, tim yang terdiri dari mahasiswa berbagai jurusan lebih memungkinkan untuk mengembangkan ide dan pengetahuan agar mendapatkan hasil terbaik.

2. Portofolio

Pengganti skripsi ini sejak awal masuk kuliah sebagai mahasiswa baru sebaiknya sudah didampingi oleh dosen. Mereka akan mengarahkan mahasiswa untuk membuat esai, presentasi, proyek, dan prestasi akademik lainnya. 

Portofolio dari semua hal di atas dapat diajukan sebagai pengganti skripsi. Di sana akan terlihat progres atau kemajuan mahasiswa selama belajar di perguruan tinggi. Yang penting, pendidikan tinggi menerapkan portofolio apa saja yang dapat diterima, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

3. Magang dan Praktek Lapangan

Dalam bahasa awam, magang dan praktek lapangan adalah latihan kerja yang sesungguhnya di mana mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu selama di kampus.

Mahasiswa dapat memasukkan pengalaman kerja saat magang dan praktek lapangan yang sudah dilaporkan dalam bentuk karya ilmiah sebagai syarat kelulusan.

Sebagai catatan, magang di sini berbeda dengan pengganti mata kuliah sebanyak 20 SKS dalam kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KBKM). Pekerjaan harus disesuaikan dengan bidang studi.

Selain sebagai syarat kelulusan, magang dan praktek lapangan menambah jaringan mahasiswa di kampus di dunia industri.

4. Prototipe Produk

Pengganti skripsi lain yang bisa dijadikan syarat kelulusan D4 dan S1 adalah membuat prorotipe produk yang kemudian dipresentasikan secara sederhana di depan dosen penguji.

Pembuatan produk ini sangat cocok untuk mahasiswa vokasi dan teknik. Mereka dapat membuat prototipe mesin otomotif, video iklan, dan seterusnya.

5. Publikasi Ilmiah

Publikasi ilmiah atau sering disebut juga sebagai jurnal ilmiah, nasional dan internasional. Karya yang satu ini sudah banyak digunakan beberapa kampus sebagai syarat kelulusan.

Biasanya, satu kampus memberi syarat pembuatan jurnal ilmiah sebanyak satu sampai dua buah untuk lulus. Jurnal harus terindeks dan terakreditasi.

Demikian 5 pengganti skripsi yang disarankan Kemendikbudristek. Menurut kamu, lebih sulit atau mudah? Untuk konsultasi pendidikan dan semua yang berhubungan dengannya, cek web ini dan dapatkan yang terbaik.

Chat Icon