Pendidikan

5 Tipe Kecerdasan Berdasarkan Sidik Jari, Yuk Kenali Cirinya!

Sidik jari setiap orang diketahui berbeda-beda. Ada 5 tipe yang bisa kamu ketahui, yuk kenali ciri-cirinya!
  • 14 Juli 2024
  • Alfian Dimas
  • tipe
  • kecerdasan
  • sidik jari

Dulu, tes IQ atau Intelligence Quotient menjadi patokan utama untuk menentukan kecerdasan. Tes ini digunakan oleh berbagai lembaga pendidikan, orang tua, dan institusi. Namun, saat ini ada metode lain yang diyakini lebih akurat, yaitu penentuan kecerdasan melalui analisis sidik jari.

Walaupun tes ini masih dianggap mahal oleh sebagian orang, banyak yang beralih ke metode ini karena dianggap lebih tepat dan komprehensif.

Bagaimana Tes Sidik Jari Menentukan Kecerdasan?

Tes kecerdasan melalui sidik jari dilakukan dengan memindai sidik jari dan menganalisis bentuk otak. Dari sini, dapat diketahui kecenderungan, minat, bakat, dan karakter seseorang berdasarkan pola garis keturunan mereka.

5 Tipe Kecerdasan Berdasarkan Tes Sidik Jari

Menentukan tipe kecerdasan dengan sidik jari tidaklah mudah. Tes harus dilakukan oleh seorang ahli yang kemudian akan menjabarkannya secara detail. Namun, berikut adalah gambaran umum mengenai tipe-tipe kecerdasan berdasarkan tes sidik jari.

1. Sensing

Orang dengan tipe kecerdasan sensing memiliki belahan otak limbik kiri yang dominan. Mereka cenderung mengandalkan panca indera dalam mempertimbangkan sesuatu, seperti apa yang dirasakan, didengar, dan dilihat.

Orang sensing biasanya memiliki daya imajinasi yang rendah, lebih realistis, dan praktis. Pekerjaan dan hobi mereka cenderung jauh dari kreativitas.

2. Thinking

Bersebelahan dengan sensing, tipe thinking memiliki dominasi otak neokorteks kiri. Mereka lebih rasional dan objektif dalam mempertimbangkan sesuatu hingga mengambil keputusan, menggabungkan panca indera dan akal pikiran.

Orang dengan tipe thinking biasanya kurang imajinatif dan cenderung menjadi pemikir yang sering memikirkan hal-hal kecil hingga besar, membuat hidup mereka kurang santai.

3. Intuiting

Orang dengan tipe kecerdasan intuiting memiliki dominasi otak neokorteks kanan. Mereka lebih mengandalkan intuisi daripada panca indera dan akal pikiran dalam mengambil keputusan. Orang-orang intuiting cenderung teoritis dan mengikuti konsep daripada fakta lapangan, dengan pertimbangan yang jauh ke masa depan.

4. Feeling

Tipe feeling memiliki dominasi otak limbik kanan. Mereka cenderung mempertimbangkan sesuatu berdasarkan perasaan, seringkali subjektif dan tidak rasional. Namun, mereka memiliki daya imajinasi yang tinggi dan disukai banyak orang karena empati dan simpati mereka.

Orang dengan tipe feeling mudah emosional dan kurang menguasai kelebihan tipe thinking. Seniman sering kali termasuk dalam kategori ini.

5. Insting

Orang dengan tipe kecerdasan insting memiliki dominasi otak tengah. Mereka lebih mengandalkan naluri atau firasat, sering kali bertindak secara spontan tanpa mempertimbangkan secara khusus.

Tipe insting memiliki respons cepat yang berguna dalam situasi genting, tetapi keputusan tanpa fakta dapat berakhir fatal. Mereka serba bisa tetapi tidak ahli dalam satu bidang tertentu, yang sering kali menjadi andalan orang-orang di sekitarnya.

Kesimpulan

Mengetahui tipe kecerdasan, minat, dan bakat melalui tes sidik jari sangat bermanfaat, terutama untuk anak-anak. Ini membantu orang tua mengarahkan kemampuan anak di masa depan dan mengasahnya sesuai potensi mereka. Penting untuk diingat bahwa tidak ada orang yang sempurna. Tes sidik jari membantu menunjukkan hal ini, sehingga orang tua dapat menerima dan mengarahkan anak dengan cara yang positif dan mendukung.

Chat Icon